[Jun 13th 2007, 00:00] Iman

Di mana imanmu hari ini?

Iman dan tanda tanya: bukan teman yang baik! Iman sebagai keteguhan dan penyerahan diri kepada Tuhan dalam menjalani hidup, sungguh bertentangan dengan keraguan yang diwakili oleh tanda tanya.

Sayangnya, begitulah keadaan diri saat ini.

Saya tidak menaruh iman hanya dalam doa demi sebuah mujizat: berharap dalam kata-kata biarlah segala kesulitan terangkat dengan “ajaib”. Tidak.

Segala hal yang muncul dalam hidup, coba untuk tidak disempitkan dalam batasan kotak positif dan negatif terhadap hidup saya. Apapun itu, akui ada dan terjadi, terima apa adanya. Nyatakan doa dalam perbuatan, tindakan dan kerja. Tidak perlu dan tidak ada keajaiban di situ. Akal dan usaha, itu yang dibutuhkan. Hasilnya, apapun itu, itulah berkat hari ini.

Maunya sih begitu. Tapi manusia ternyata punya batas. Saya, punya batas. Kumpulkan masalah-masalah kecil, tambahkan dengan masalah-masalah kecil lainnya dari orang-orang yang dicintai dan kita peduli, hadirlah monster besar mengerikan yang memakan seluruh harapan hidup dari diri. Teman menjadi penghalang, pikiran menjadi musuh.

Saatnya belajar berserah dan terus menapaki jalan kehidupan, sampai mati?

Your Words about This

Yes. That's what I'd love to hear. Please, tell me what's in your mind about this.

Samalona

Ada orang bijak yg bilang bahwa keraguan, tanda tanya, adalah bagian dari pertumbuhan iman. Bagi logika orang yg sedang bimbang sendiri, bisa jadi kutipan itu tdk ada artinya. Tapi, begitulah adanya kita diciptakan: bukan sebagai robot, tapi sebagai makhluk berkeinginan. Dan menurut sang teolog, begitulah Tuhan mau manusia menjawab uluran tanganNya; dengan seluruh kesadaran diri. Dan menurut sang pecinta, begitulah dia mau lawan jenisnya menjawab perasaannya; dengan sukarela, bukan karena terpaksa atau kepepet, atau karena sudah tidak punya pilihan lain.

  • Submitted on [Jun 22nd 2007, 13:25]

uwie

@samalona
Sayangnya, menurut saya, iman tidak "bertumbuh". Pengetahuan, persepsi dan wawasan tentang sesuatu yang kita imani itu yang bertumbuh. Itu sebabnya saat pengetahuan, persepsi dan wawasan tersebut diterjang oleh perubahan-perubahan dalam hidup hingga runtuh, seorang dapat tetap kembali pada imannya. Saya tidak berasumsi tahu panggilan Tuhan bagi saya, dan saya tidak berminat "memerintah" Tuhan untuk mengikuti kemauan saya. Iman, bagi saya, itulah penyerahan diri total dengan seluruh kesadaran diri (sebagai seorang yang sedang terpaksa atau kepepet maupun seorang yang sedang berbahagia). Tapi beginilah saya, tidak ada saat yang paling tepat untuk berbicara soal iman kalau tidak sedang susah :(.

Btw, thanks udah mampir :). Sayang blognya nda nerima komen dari yang nda punya akun blogger.

  • Submitted on [Jun 26th 2007, 02:27]

Submit your comment







Google Adsense

What's New?

Check out the latest entries, if you haven't so.

The Archives

This is the latest six-month archives. Click here for a complete archives.

Know Me

If everything is right where they're supposed to be, you should be able to find some "things" about me on Facebook. Feel free to read my profile there.

Specification

Some Badges

Campaign of the internet!

Fuel My Blog

Vote My Blog on FuelMyBlog

Blog Action Day 2008

CIBFest 2008

CIBFest 2008 Banner B

Technorati

Add to Technorati Favorites

FeedBurner

I heart FeedBurner

Like this humble design?

Contact me at ruwidosn [at] textidea [dot] com

Thinking Out Loud

Sun, Jul 13th 2008, 22:57

Fine tuning my stop loss. I’m prepared to take loss, but NOT unnecessary loss.

Sat, Jul 12th 2008, 05:16

A little bit uncertain what to do with this weekend.

Wed, Jul 9th 2008, 23:52

On my way to a balanced life of trading and programming.

Mon, Jul 7th 2008, 00:57

Placed my limit order. Now it’s all up to the market.

Latest Comment

[Dec 28th 2008, 08:45] sherly

met Natal n tahun baru ya!!! Ayooo liburan jgn coding terus hehehe

[Dec 18th 2008, 09:42] uwie

Not why. How.